Fakta Hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi merupakan gangguan pigmentasi kulit dimana warna kulit berubah menjadi lebih gelap (kecoklatan, keabuan, kebiruan, atau kehitaman) di area tertentu bagian tubuh. Jenis hiperpigmentasi ada 2, yaitu:
  1. Melasma/Chloasma/hiperpigmentasi adalah bercak berwarna coklat kehitaman di kulit muka yang sangat khas, terdapat di daerah pipi dan dahi, kadang-kadang bibir atas.
  2. Ephilide/Freckle adalah bercak-bercak hiperpigmentasi dengan ukuran sebesar jarum pentul sampai sebesar kacang polong atau lebih besar lagi dengan warna kecoklatan, coklat tua, dan umumnya terdapat di daerah yang terkena sinar matahari : muka, leher, lengan dan tangan bagian luar, tungkai. Kelainan ini sering bergerombol simetris kiri dan kanan. Warnanya bervariasi mulai dari merah, kuning, cokelat muda, sampai hitam. Yang jelas, bercak ini selalu lebih gelap dibandingkan dengan warna kulit akibat dari timbunan pigmen gelap yang disebut melanin.
Tentu saja hiperpigmentasi tidak muncul begitu saja, melain dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah:
  1. Faktor keturunan.
  2. Kehamilan, akibat peningkatan hormon yang memacu produksi pigmen kulit.
  3. Obat-obat hormonal untuk kontrasepsi (tablet, suntikan, susuk).d.    Kosmetik dengan bahan tertentu.
  4. Sinar UV matahari. Hal ini tergantung pada kuatnya sinar matahari (terutama jam 09.00 – 15.00 ) dan lamanya terkena sinar matahari. Melanin yang diproduksi di melanosit atau sel kulit ini berfungsi melindungi lapisan kulit bagian dalam dari sinar jahat UV itu. Jika kulit terus-menerus terpapar sinar UV matahari, otomatis melanosit terus memproduksi melanin yang akhirnya menumpuk dan menimbulkan noda-noda hitam di wajah. Jika tidak ditangani, noda ini akan semakin melebar. Selain bisa menimbulkan melasma, paparan sinar UV matahari yang terus-menerus pada kulit yang tidak terlindung bisa membuat kulit menjadi tua sebelum waktunya.
 
Masalah hiperpigmentasi pada kulit tentu saja sangat mengganggu apalagi jika terjadi di kulit wajah. Untuk mencegah terjadinya hiperpigmentasi  dapat menggunakan produk sunscreen/tabir surya untuk melindungi  kulit dari sinar ultraviolet maupun dengan mengkonsumsi makanan yang  mengandung antioksidan, membantu menangkal radikal bebas atau makanan yang membantu pembentukan kolagen. Namun pada beberapa kasus tertentu, jika hiperpigmentasi sudah terlanjur terjadi karena faktor eksternal (sinar ultraviolet, penggunaan obat, atau kosmetik) maupun faktor hormonal, maka dibutuhkan tindakan medis untuk mengurangi hiperpigmentasi.
Salah satu perawatan untuk mengurangi hiperpigmentasi adalah Natasha Botanical Mesotherapy Modern, menggunakan teknologi elektroporesis dan ultrasound untuk memasukkan serum botanical ke dalam kulit. Tindakan ini tanpa rasa sakit dan tidak menimbulkan bekas. Berfungsi untuk peremajaan, melembabkan, mencerahkan dan mengurangi hiperpigmentasi/noda hitam di kulit.
Selain Natasha Botanical Mesotherapy Modern, masalah hiperpigmentasi dapat juga ditangani dengan Natasha IPL, Natasha Laser Dual Yellow maupun Natasha Laser V-Beam. Untuk pigmentasi dangkal dapat melakukan perawatan Natasha Botanical Peeling maupun Natasha Laser Peel.
Untuk penanganan hiperpigmentasi maupun pigmentasi dangkal, silahkan konsultasikan permasalahan kulit pada konsultan medis di klinik Natasha terdekat. Untuk info klinik Natasha terdekat dapat mengakses alamat klinik di website atau bantuan Call Center 1500422 atau WA 08112500422.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X